4 Langkah Praktis Menanam Bunga Aster di Pekarangan

Toko Bunga Surabaya Jawa Timur – Bunga aster atau dikenal bersama dengan sebutan bunga seruni merupakan jenis bunga yang mempunyai ragam variasi warna yang menarik. Selain digunakan sebagai tanaman hias, bunga aster termasuk sering digunakan sebagai bahan menyebabkan urutan bunga. Jika mengidamkan menyaksikan keindahannya, Anda mampu menanam bunga aster di pekarangan rumah.
Salah satu kelebihan berasal dari bunga aster adalah tanaman ini tidak mempunyai masa berbunga. Artinya, bunga aster mampu mengeluarkan bunga selama tahun. Hal ini tentu bakal jadi keuntungan seandainya Anda membudidayakan tanaman ini. Untuk menanam bunga aster, Anda mampu mengikuti langkah-langkah praktis tersebut ini.

1. Pembibitan bunga aster
Bibit bunga aster mampu didapatkan bersama dengan dua cara, yaitu bersama dengan menyebabkan benih berasal dari bunga yang telah matang, atau meminta pada petani lain yang telah lama menanam bunga ini. Cara yang kedua lebih mudah, yaitu bersama dengan membeli benih unggul hasil penelitian. Biasanya, bibit ini banyak dijual di toko pertanian.

Jika benih berasal berasal dari tanaman aster, sebaiknya pilih tanaman yang berusia sedikitnya 6 bulan—1 th. dan ambil bunganya. Keringkan bunga bersama dengan menjemur di bawah matahari langsung. Setelah kering, baru pisahkan bunga bersama dengan bijinya.

2. Persiapan tanam bunga aster
Sebelum benih ditanam di sarana tanam yang sebenarnya, sebaiknya benih disemaikan terutama dahulu. Anda mampu menyebabkan sarana semai bersama dengan mengkombinasikan pasir, pupuk organik (pupuk kandang atau kompos), dan tanah bersama dengan perbandingan 1:1:1.

Sebar benih ke sarana semai secara merata. Tutup sarana tanam manfaatkan kompos bersama dengan menyisakan celah-celah kecil sehingga benih selalu mampu bernapas. Setelah benih menjadi tumbuh, Anda mampu memindahkan penutup tersebut sehingga benih mampu berkembang bersama dengan baik.

3. Proses penanaman bunga aster
Setelah bibit yang disemaikan telah tumbuh besar, telah saatnya untuk dipindahkan di sarana tanam pot atau polibag. Media tanam perlu dibuat bersama dengan sebaik kemungkinan sehingga tanaman bunga aster tumbuh bersama dengan subur dan sehat.

Anda mampu menyebabkan sarana tanam berasal dari bahan sekam arang, pasir, ataupun tanah. Ketiga jenis sarana tanam tersebut merupakan sarana tanam yang banyak memiliki kandungan unsur hara. Masukkan sarana tanam ke wadah layaknya pot, polibag atau langsung menanam di tanah. Untuk waktu penanaman, usahakan pagi atau sore hari sehingga bibit tidak layu terkena terik cahaya matahari.

4. Perawatan bunga aster
Agar tanaman mampu tumbuh dan berkembang bersama dengan baik, perlu dikerjakan perawatan secara rutin. Misalnya untuk menjaga tanaman berasal dari hama dan penyakit Anda mampu menyemprotkan Furadan pada tanaman bunga aster. Hal ini dikerjakan sebagai usaha pencegahan berasal dari datangnya hama-hama yang mampu menyerang bunga aster.

Sementara, untuk menjaga asupan makanan pada tanaman perlu dikerjakan pemupukan. Anda mampu manfaatkan pupuk organik layaknya pupuk kompos atau pupuk kandang. Pupuk ini bakal menopang tanah didalam mengembalikan kandungan unsur hara yang jadi makanan bagi tanaman bunga aster.

Selain itu, jangan lupa untuk menyiram tanaman bunga secara teratur. Hal ini untuk menjaga sarana tanam sehingga selalu terjaga kelembapannya. Selanjutnya, perawatan mampu dikerjakan bersama dengan pemangkasan pucuk untuk merangsang perkembangan cabang dan tunas yang baru.

About The Author