Peralatan Pemadam Kebakaran

Posted on

Peralatan pemadam kebakaran merupakan peralatan yang terlampau mutlak oleh tim fire brigade atau petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan kebakaran terhadap zona kebakaran.
Dalam kehidupan sehari-hari, keliru satu dari peralatan pemadam kebakaran adalah tabung pemadam api yang sanggup kita menyaksikan di gedung perkantoran, rumah sakit, institusi akademis, mall, hotel, apartemen, dan lain-lain.

Jenis peralatan pemadam kebakaran beraneka ragam dengan manfaat yang beragam.
Peralatan pemadam kebakaran punyai ciri khusus sebagai isyarat penanda yakni dengan warna yang cerah, terhadap biasanya berwarna merah cerah (bright red).
Lalu, apa saja peralatan pemadam kebakaran yang digunakan tim pemadam kebakaran?

Peralatan Pemadam Kebakaran Darurat Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
Salah satu peralatan pemadam kebakaran ini digunakan untuk memadamkan titik api yang masih sanggup diatasi atau tergolong berukuran kecil sampai sedang.
Alat ini punyai sebagian ukuran dari 1 kg-9 kg untuk Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Sedangkan untuk Alat Pemadam Api Berat (APAB) ukurannya dari 20 kg-120 kg. Untuk APAB biasanya pakai trolley untuk mobilitasnya.

Peralatan Pemadam Kebakaran untuk Instalasi Fire Hydrant
Instalasi fire hydrant perlu peralatan pemadam kebakaran tambahan yang mendukung mobilitas terhadap selagi memadamkan api.
Instalasi fire hydrant berwujud jaringan distribusi air dari ground tank yang dipompa oleh rangakaian pompa hydrant, lantas diteruskan ke jaringan perpipaan sampai ke output berwujud hydrant pillar.
Ketika sampai di hydrant pillar, petugas pemadam kebakaran perlu sebagian peralatan pemadam kebakaran yang terlampau berperan mutlak di dalam usaha pemadaman.
Berikut sebagian peralatan pemadam kebakaran yang diperlukan:

1. Nozzle (nozzle jet , nozzle spray, nozzle variable)
Nozzle ini digunakan untuk mengarahakan air yang bertekanan tinggi ke sumber titik api/kebakaran. Nozzle sebagai peralatan pemadam kebakaran yang paling depan disaat memadamkan kebakaran.

2. Fire hose (selang pemadam kebakaran/api)
Fire hose ini digunakan untuk mendistribusikan air dari hydrant pillar untuk memadamkan api/kebakaran.
Jenis selang pemadam kebakaran ada 3 di Indonesia yakni EPDM, red rubber, dan canvass yang sanggup mendisitribusikan air bertekanan dari instalasi hydrant sampai 17 bar. Fire hose terhitung punyai panjang yang bervariasi, biasanya 20-30 mtr. untuk standar Indonesia dan sanggup disesuaikan dengan kebutuhan proteksi.
Cek spesifikasi dan info lengkap fire hose di sini.

3. Coupling fire hose (penghubung selang pemadam kebakaran)
Alat ini merupakan peralatan pemadam kebakaran yang digunakan untuk menyambungkan fire hose yang satu dengan fire hose yang lain disaat panjang fire hose yang digunakan tidak menggapai ke sumber kebakaran.

4. Hydrant Valve & Siamese Connection
Hydrant valve digunakan untuk sesuaikan tekanan air yang nampak dari hydrant pillar. Sedangkan untuk siamese connection digunakan untuk menggandakan area keluarnya air dari hydrant pillar.

5. Fire Hydrant Pillar & Water Monitor
Fire hydrant pillar digunakan sebagai pintu gerbang utama yang mengalirkan air dari tandon air dengan pemberian fire fighting pump (pompa pemadam kebakaran).
Sedangkan water monitor sanggup langsung digunakan dan diarahkan di titik kebakaran.

6. Box Alat Pemadam api
Box alat pemadam api ini digunakan untuk menyimpan peralatan pemadam kebakaran supaya disaat berjalan kebakaran mudah jelas posisi peralatan pemadam kebakaran yang akan digunakan.

Peralatan Pemadam Kebakaran untuk Petugas Pemadam
Fire Helmet, Fireman Cloting, & Mask Respirator
Ketiga alat ini terlampau dibutuhkan fire brigade untuk memelihara keselamatan tim disaat memadam kebakaran.
Fire helmet digunakan untuk memelihara kepala disaat berjalan runtuhan bangunan dan kurangi panas dari api.
Kemudian untuk fire cloting digunakan untuk kurangi panas dari jilatan api.
Sedangkan mask respirator digunakan untuk memelihara fire brigade dari paparan gas beresiko yang sanggup terhirup. Contohnya: debu, asap, uap, atau gas disaat berjalan kebakaran.

Peralatan Pemadam Kebakaran Dirancang Otomatis
Ada pun peratalan pemadam kebakaran yang dirancang otomatis disaat berjalan kebakaran terhadap ruangan yakni dengan pakai sprinkler system.
Sprinkler system ini punyai sebagian tipe yaitu:
• Dry pipe system
• Wet pipe system
• Deluge system
• Preaction system
• Combined dry pipe-preaction
Pada biasanya langkah kerja sprinkler system ini serupa disaat ada kebakaran di zona kebakaran dan menggapai 68ºC. Air akan nampak dari kepala sprinkler lantas memadamkan zona yang terbakar.

Setelah kita mengupas mengenai peralatan pemadam kebakaran diharapkan kita lebih jelas pentingnya jelas alat-alat yang perlu digunakan untuk memadamkan kebakaran.
Untuk itu Bromindo menjual peralatan pemadam kebakaran dengan mutu yang terjamin mutunya.
Bromindo punyai sertifikat NFPA (National Fire Protection Association) dan punyai tenaga pakar di dalam proyek fire hydrant system maupun sprinkler systemyang sudah punyai jam kerja tinggi.
Untuk jelas lebih teliti lagi mengenai produk-produk kita sanggup langsung hubungi kita atau mampir ke kantor kita di jalan Perintis Kemerdekaan 37E Pudak Payung, Semarang.